Oleh: risars | 7 Juni 2010

Jiwa di Persimpangan

JIWA DI PERSIMPANGAN

Wahai engkau yang berdiri di persimpangan
Segeralah memilih jalan
Agar engkau cepat sampai tujuan
Janganlah engkau hanya berdiri terdiam
Terpaku di persimpangan
Bergelut dengan ketidak pastian
Tak tahu arah tujuan
Bermain – main dalam keraguan
Mengutak – atik aturan Tuhan
Kau campuradukkan kebatilan dengan kebenaran
Kau bungkus kebusukan dengan kemanisan
Kau manja kepada Tuhan dengan menggelar kemunafikan
Wahai engkau yang berdiri di persimpangan
Segeralah memilih jalan
Jika engkau tidak segera memilih jalan
Kapan engkau akan sampai ke tujuan ?
(Fee, ‘Malam Tahun Baru)


Tanggapan

  1. aku telah memilih


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Kalender Hijriyah

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.